Cipulus, Purwakarta – MA YPPA Cipulus kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meloloskan dua siswanya ke ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat. Kedua siswa ini berhasil menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam OMI Bidang Sains tingkat Kabupaten/Kota yang diselenggarakan pada 9-12 September 2025.
Dua siswa yang akan mewakili Kabupaten Purwakarta ini adalah:
Keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika MA YPPA Cipulus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di bidang sains.
Kisah Inspiratif dari Balik Layar
Mery Maryam Aprilia, guru Fisika MA YPPA Cipulus sekaligus pembimbing M. Fahri Husaeni Sya’ban, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian siswanya. Ia menuturkan bahwa selama masa persiapan Fahri telah menunjukkan semangat belajar yang luar biasa.
“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Fahri. Dia ini padahal terpilih terakhir untuk menggantikan siswa yang sudah didaftarkan sebelumnya. Namun, Masya Allah, Fahri luar biasa selalu mau belajar,” ujarnya.
Menjelang kompetisi tingkat provinsi, Mery menambahkan bahwa persiapan yang dilakukan akan lebih difokuskan pada latihan soal prediksi dan pembahasan dari berbagai sumber, termasuk video-video edukasi.
“Untuk OMI 2025 di tingkat Provinsi akan dilakukan latihan seperti biasa, tapi akan lebih banyak cari prediksi soal-soal olimpiade provinsi sekaligus pembahasannya dari video-video,” tambahnya.
Mery juga berharap agar Fahri dapat menikmati setiap proses lomba tanpa merasa tertekan atau terbebani. “Harapannya, Fahri enjoy mengikuti lombanya, apa pun hasilnya saya selalu bangga,” tutupnya.
Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 hadir sebagai wadah kompetisi dan kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi unggul berkarakter Islami. Kompetisi ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga nilai-nilai kejujuran, kerja keras, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sehingga dengan integrasi sains, teknologi, dan budaya lokal, OMI di harapkan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa.
OMI 2025 merupakan ajang kompetisi resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Tujuan utamanya adalah mendorong inovasi, kreativitas, pola pikir kritis, dan akhlak mulia siswa madrasah.
Mengutip laman resmi OMI Kemenag RI, kompetisi ini terbuka bagi peserta didik dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA atau sederajat, baik dari madrasah maupun sekolah umum. Pelaksanaannya dilakukan secara bertingkat, mulai dari satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Bidang yang dilombakan mencakup sains dan riset. Pada bidang sains, terdapat Matematika Terintegrasi, IPAS Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi untuk jenjang SD/MI; Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, Fisika Terintegrasi untuk SMP/MTs; Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi untuk SMA/MA. Sementara bidang riset meliputi integrasi keislaman dan keilmuan (ekoteologi), Sustainable Development Goals (SDGs), serta transformasi digital untuk pembangunan nasional.
Siap Bersaing di Tingkat Provinsi
Setelah sukses di tingkat Kabupaten, M. Fahri Husaeni Sya’ban dan Lusiani Aryanti akan kembali berjuang di tingkat provinsi pada 2-3 Oktober 2025. Dengan bimbingan para guru dan dukungan penuh dari sekolah, keduanya diharapkan dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama MA YPPA Cipulus di tingkat Jawa Barat.
Kereeeeen
Selamat untuk kalian yang hebat !!
Alhamdulillah dahsyat
Juarakeun
Wow kereen
Kerrrennn…
Semangat…
Juara…
Tinggalkan Komentar