Info Sekolah
Sabtu, 31 Jan 2026
  • Selamat datang di MA YPPA Cipulus

HAPPY TEACHING, HAPPY LEARNING

Minggu, 14 September 2025 Oleh : admin

Oleh: Dian Safitri, S.Pd

Guru mapel Bahasa Inggris

Mengajar adalah perjalanan jiwa. Ia bukan sekadar aktivitas di kelas, bukan pula rutinitas mengisi jam pelajaran. Mengajar adalah ibadah, seni dan panggilan hati. Setiap kata yang diucapkan guru adalah do’a, setiap senyum yang terukir adalah cahaya, dan setiap langkah menuju kelas adalah pengabdian yang tak ternilai.

Ketika seorang guru bahagia mengajar, suasana kelas pun akan berubah. Ia bagaikan matahari yang menyinari pagi, hangat, terang, dan penuh kehidupan. Murid-murid akan merasa lebih bersemangat, lebih berani mencoba, dan lebih yakin pada dirinya sendiri. Dari sinilah lahir makna “Happy teaching, Happy learning”.

Happy Teaching: Mengajar dengan hati

Happy Teaching bukan sekadar menguasai materi. Ia lebih dari itu. Happy Teaching adalah mengajar dengan hati, dengan cinta, dan dengan rasa Syukur.

Guru yang bahagia mengajar akan melihat muridnya bukan hanya sebagai penerima ilmu, tetapi sebagai amanah yang harus dijaga dan disayangi. Ia akan memandang setiap kesalahan murid bukan sebagai kelemahan, melainkan peluang untuk tumbuh. Ia sabar membimbing, Ikhlas memberi, dan tak pernah berhenti berharap bahwa suatu saat benih kecil yang ditanamnya akan tumbuh menjadi pohon yang kuat.

“A teacher who loves teaching creates students who love learning”.

(Guru yang mencintai pekerjaan nya akan melahirkan murid yang mencintai belajar)

Happy Learning: Belajar dengan jiwa

Disisi lain, Happy learning adalah ketika murid menemukan kebahagiaan dalam belajar. Belajar bukan lagi sesuatu yang membebani, tetapi sebuah petualangan. Murid belajar dengan rasa ingin tahu, dengan keberanian mencoba, dan dengan semangat untuk terus bertanya.

Mereka tak lagi takut salah, karena sadar bahwa salah adalah bagian dari proses. Setiap jawaban yang keliru adalah batu pijakan untuk melompat lebih tinggi. Setiap tantangan adalah ruang untuk mengasah diri.

Happy Learning menjadikan murid lebih mandiri, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi dunia. Sebab ilmu yang dipelajari dengan bahagia akan tersimpan lebih lama di hati dan pikiran mereka.

“Learning is a treasure that will follow its owner everywhere”

(Belajar adalah harta berharga yang akan mengikuti pemiliknya kemana pun ia pergi)

Lingkaran kebahagiaan Guru dan Murid

Happy Teaching dan Happy Learning adalah dua sisi mata uang yang saling melengkapi. Guru yang bahagia akan melahirkan murid yang bahagia. Murid yang Bahagia akan menumbuhkan semangat baru bagi gurunya.

Guru Bahagia maka Murid Bahagia

Murid Bahagia Guru maka semakin Bahagia

Jika lingkaran ini terjaga, kelas bukan lagi sekadar ruang belajar. Ia berubah menjadi ruang tumbuh, ruang tawa, ruang do’a, bahkan ruang cinta.

“When the teacher smiles, the classroom shines”

(Ketika guru tersenyum, kelas pun bercahaya)

Mengapa kebahagiaan penting dalam Pendidikan?

Pendidikan bukan hanya soal angka, nilai, atau rangking. Pendidikan adalah soal bagaimana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang utuh, berilmu, berakhlak, dan berjiwa besar.

Guru yang mengajar dengan bahagia akan menyalakan rasa ingin tahu muridnya. Murid yang belajar dengan bahagia akan menyalakan harapan di hati guru nya. Dari keduanya, lahirlah energi besar yang bisa mengubah dunia.

 Pada akhirnya, Happy Teaching, Happy Learning adalah tentang cinta, do’a dan harapan. Guru mencintai muridnya dengan tulus, dan Bersama-sama mereka membangun harapan untuk masa depan yang lebih cerah.

Guru yang bahagia menanamkan cinta.

Murid yang bahagia menumbuhkan do’a

Dari cinta dan do’a itulah lahir generasi yang kuat, berilmu, dan berakhlak mulia.”

Maka, mari kita jaga kebahagiaan itu, karena senyum guru adalah keberanian, dan tawa murid adalah kekuatan. Karena ilmu yang di ajarkan dengan bahagia akan bertahan selamanya, dan hati yang belajar dengan bahagia akan tumbuh lebih bijaksana.

Happy Teaching, Happy Learning

5 Komentar

Dasep , Minggu 14 Sep 2025

I lop yu

Balas
Awan , Minggu 14 Sep 2025

AmaaIiiing

Balas
Gisya , Minggu 14 Sep 2025

Yap betul jika kebahagiaan terjaga bukan lagi hanya ruang belajar tapi juga ruang tumbuh dan berkembang

Balas
Euis Sri , Senin 15 Sep 2025

Good

Balas

Tinggalkan Komentar

 

Video Terbaru