Oleh : Dudi Sopandi, S.Pd.
(Guru Bahasa Indonesia MA YPPA Cipulus)
Prinsip adalah asas, kebenaran dasar, atau pedoman utama yang dipegang teguh seseorang atau kelompok untuk berpikir, bersikap, dan bertindak. Kata ini berasal dari bahasa Latin principium yang berarti dasar atau permulaan. Prinsip-prinsip belajar adalah landasan dasar atau petunjuk bagi seseorang agar proses perubahan tingkah laku melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan dapat berjalan efektif. Prinsip utama ini meliputi kesiapan fisik-mental, motivasi, keaktifan siswa, pengulangan, tantangan, dan penghargaan terhadap perbedaan setiap individu
Prinsip-Prinsip Belajar.
Landasan Utama Belajar
Tujuan belajar adalah untuk memperoleh pengetahuan, mengubah perilaku atau keterampilan menjadi lebih baik, serta mengembangkan kepribadian. Prinsip-prinsip belajar meliputi perhatian, motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung, pengulangan, tantangan, balikan dan penguatan, serta memperhatikan perbedaan individual agar proses belajar efektif
Belajar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, serta berubah tingkah laku atau tanggapan karena pengalaman.
Adapun pengertian belajar menurut Al-Qur’an dan Hadis adalah proses aktif mencari, memahami, dan mengamalkan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kualitas diri serta mendekatkan diri kepada Allah, yang merujuk pada konsep perintah membaca (iqra’), kewajiban menuntut ilmu, dan jalan kemudahan menuju surga. Dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1-5, belajar dimulai dari proses membaca (mengenal tanda-tanda kebesaran Allah) menggunakan nama Tuhan.
Konsep Belajar dalam Hadis Kewajiban Mutlak: Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim laki-laki dan perempuan (HR. Ibnu Majah). Tolok Ukur Kebaikan Manusia: Sabda Nabi SAW menyebutkan, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari). Jalan Menuju Surga: Rasulullah SAW menyatakan bahwa barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga (HR. Muslim).
Pada prinsipnya, belajar itu adalah perubahan yang bersifat positif. Misalnya perubahan tingkah laku pada diri individu; tentang kematangan berpikir, beperilaku, bertambah pengetahuannya dan keterampilannya.
Perubahan itu bersifat kontinu dan fungsional, Artinya, perubahan itu merupakan perubahan yang berlangsung terus-menerus atau dinamis. Suatu perubahan yang akan menyebabkan perubahan yang berikutnya dan bersifat fungsional, yaitu perubahan-perubahan yang terjadi itu berguna bagi kehidupan individu dan bagi proses belajar berikutnya. Semakin banyak usaha belajar akan semakin banyak perubahan yang diperoleh dan makin baik.
Selain belajar merupakan suatu perubahan, belajar juga merupakan suatu proses yang terjadi karena adanya dorongan dan tujuan yang ingin dicapai. Setiap kegiatan individu akan terjadi jika ada faktor pendorong, yaitu motif dan faktor tujuan yang ingin dicapai. Sehingga belajar terjadi karena ada kebutuhan dalam diri individu dan tertuju pada pencapaian pemenuhan kebutuhan sebagai tujuan.
Selanjutnya, belajar juga merupakan bentuk pengalaman dari hasil interaksi antara individu dan lingkungan yang menghasilkan sumber pengetahuan dan keterampilan bersifat pendidikan.
Jadi, prinsip belajar itu adanya perubahan perilaku berpikir dan bertindak yang dihasilkan dari adanya proses belajar dan pengalaman. Jika hal tersebut terjalin secara terintegrasi, maka akan mencapai hasil yang maksimal dan memperoleh tujuan yang jelas.
Artikel yang informatif dan memperkaya wawasan
Mantappp
Mantap luar biasa
Luar biasaaaa
Prinsip belajar ada nya perubahan berpikir dan bertindak. Setuju
Apih keren
Belajar sepanjang hayat
Belajar.. dimanapun.. kapanpun.. mantaaaapp pa dudi
Kerrrennn
mantap
Berfikir dan bertindak
Luarbiasa
Mantap
siaaap
Tinggalkan Komentar