Cipulus, Purwakarta — MA YPPA Cipulus menggelar kegiatan Gebyar Bulan Bahasa dengan mengusung tema “Melestarikan Bahasa Ibu, Menguasai Bahasa Dunia” di Kampus 2 MA YPPA Cipulus, Sabtu (7/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X hingga XII melalui lima kategori perlombaan, yakni Pidato Bahasa Indonesia, Khitobah, Story Telling, Ngadongeng, dan Vocal Grup. Acara tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, serta keberanian dalam menampilkan potensi diri.
Mengangkat tema tersebut, Gebyar Bulan Bahasa tidak hanya menjadi kegiatan untuk memperingati pentingnya bahasa, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap kekayaan bahasa dan budaya. Di tengah perkembangan zaman dan semakin luasnya penggunaan bahasa internasional, pelestarian bahasa ibu dinilai tetap penting sebagai bagian dari identitas dan jati diri bangsa.
Lima kategori lomba yang diselenggarakan memberikan kesempatan kepada siswa MA YPPA Cipulus untuk menunjukkan kemampuan dalam berbagai bidang. Lomba Pidato Bahasa Indonesia menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan secara terstruktur dan komunikatif. Khitobah mengasah kemampuan berbicara di depan umum melalui penyampaian pesan-pesan keagamaan, sementara Story Telling memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan bercerita dalam Bahasa Inggris.
Adapun lomba Ngadongeng menjadi salah satu bentuk pelestarian Bahasa Sunda sekaligus pengenalan kembali tradisi kepada generasi muda khususnya yang ada di lingkungan MA YPPA Cipulus. Sementara itu, Vocal Grup menghadirkan ruang ekspresi melalui perpaduan suara, kekompakan, dan kreativitas antarpeserta.
Dalam pembukaan kegiatan, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Asep Yudi Taupik Rahman, menyampaikan bahwa peringatan Bulan Bahasa harus menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap bahasa sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi.
“Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa ini, kita ingin memberikan ruang kepada seluruh siswa untuk mengembangkan potensi dan keberanian dalam berbahasa. Melalui berbagai perlombaan ini, siswa diharapkan tidak hanya mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, tetapi juga terus melestarikan Bahasa Sunda serta meningkatkan kemampuan dalam menguasai bahasa asing,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kemampuan berbahasa merupakan salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan bahasa perlu diimbangi dengan sikap menghargai budaya sendiri agar siswa mampu mengikuti perkembangan global tanpa kehilangan identitas.
Antusiasme seluruh peserta dari kelas X hingga XII turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mendorong interaksi, kerja sama, dan sikap saling menghargai antarsiswa melalui berbagai penampilan yang ditampilkan.
Melalui Gebyar Bulan Bahasa, MA YPPA Cipulus berharap para siswa semakin percaya diri dalam berkomunikasi, memiliki kecintaan terhadap bahasa ibu, serta termotivasi untuk menguasai bahasa dunia. Semangat tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berwawasan luas, kreatif, berbudaya, dan mampu bersaing tanpa melupakan akar identitas bangsa.
Luar biasa Kerrrennn!…
Gebyar Bulan Bahasa MA YPPA Cipulus menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa dunia. Mari lestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya bangsa dan kuasai bahasa asing sebagai jembatan meraih masa depan. Bangga berbahasa ibu, percaya diri mendunia! Sukses selalu untuk MA YPPA Cipulus!
Berkah
Tinggalkan Komentar