Oleh : Euis Sri Maryatin, S.Pd.
Guru Mapel Bahasa Indonesia
Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih, keseimbangan prestasi dan pendidikan karakter sangat diperlukan. Namun, sebelumnya kita perlu mengetahui apa itu prestasi dan karakter ? Dua hal yang sangat berkaitan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), prestasi diartikan sebagai hasil usaha yang dicapai dari apa yang dikerjakan atau yang diusahakan. Seseorang dianggap berprestasi, jika dia telah meraih sesuatu hasil dari apa yang diusahakannya, baik karena hasil belajar, bekerja, atau berlatih keterampilan dalam bidang tertentu.
Sedangkan pengertian karakter menurut KBBI adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Jadi,secara umum karakter merupakan hal yang berkaitan dengan sifat kepribadian seseorang. Lalu, karakter apa yang penting dimiliki oleh setiap orang ? Tentu saja karakter atau kepribadian yang baik.
Dari konteks yang telah diuraikan mengenai prestasi dan karakter, kita akan mengetahui dan memahami begitu pentingnya prestasi yang diimbangi dengan karakter yang baik. Karena, jika seseorang meraih suatu prestasi atau keberhasilan dari suatu bidang akademik maupun non akademik, apabila diimbangi dengan kepribadian yang baik, maka akan terlahir individu yang tidak hanya pintar dan cerdas secara teori, namun otomatis akan memiliki kepribadian yang sopan, jujur, peduli, ramah, bersikap dan bertutur kata yang tidak menyinggung orang lain, menghargai orang lain, tidak sombong, bertanggung jawab, disiplin,rajin, mandiri , semangat , tidak mudah putus asa (optimis) dan siap menghadapi berbagai tantangan hidup.
Prestasi dan karakter yang baik ini, merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Bagaimana cara pembentukan karakter yang baik tersebut bisa terwujud ? Tentunya harus ada peran serta dari berbagai elemen penting seperti keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan yang secara langsung memberi kontribusi yang positif.
Pertama, yaitu keluarga. Keluarga bisa diartikan sebagai tempat pertama seseorang belajar, membentuk karakter, meningkatkan perkembangan fisik, mental, dan mendapatkan dukungan emosional serta kasih sayang. Disinilah peran keluarga, sebagai fondasi utama memberi contoh yang positif. Karena anak akan meniru apa yang mereka lihat dalam keseharian interaksi dengan lingkungan keluarganya. Sehingga, disinilah keluarga diharapkan mampu mengasah kepribadian positif bagi seorang anak agar tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas, mandiri dan siap menghadapi berbagai rintangan hidup.
Elemen penting yang kedua dalam pembentukan karakter yang baik pada anak, yaitu lembaga pendidikan atau sekolah – sekolah yang merupakan salah satu lembaga atau tempat yang berfungsi mencerdaskan seseorang, diharapkan tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan anak secara akademiknya saja, atau mengharapkan agar anak mendapat nilai prestasi yang sangat baik, namun harus berusaha juga membimbing dan mengarahkan kepribadian siswa yang positif.
Sebagai manusia, setiap anak memiliki kemampuan berpikir, emosi , yang semuanya perlu diasah dan dibimbing. Mereka pun tentu memiliki cita – cita dan harapan untuk hidup sukses dan bahagia. Tetapi, kesuksesan itu tidak hanya diperoleh dari hasil nilai akademik yang baik saja, namun kepribadian yang positif juga menjadi salah satu faktor penyeimbang dalam mewujudkan kesuksesan tersebut. Sehingga peran serta guru sebagai role model berkepribadian baik, sangat diharapkan. Karena siswa cenderung meniru sikap dan perilaku guru yang mereka hormati dan percayai.
Kemudian, elemen penting yang ketiga yaitu dari lingkungan. Melalui interaksi dengan masyarakat sekitar, seseorang belajar beradaptasi dan memahami norma-norma sosial yang berlaku. Memilih lingkungan pergaulan yang baik sangat penting dan akan berdampak positif juga bagi kepribadian seseorang. Sebaliknya, lingkungan yang tidak baik dapat menumbuhkan sikap dan cara berpikir yang negatif. Dengan pergaulan yang baik maka akan terwujud nilai-nilai positif yang bisa berpengaruh terhadap keberhasilan (prestasi) hidup seseorang.
Adanya peran serta dari ketiga elemen penting tersebut, diharapkan mampu mewujudkan kepribadian (karakter) seorang individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga cerdas dalam berpikir, bertindak dan berperilaku terpuji yang sesuai dengan ajaran agama Islam serta norma dan nilai-nilai positif dalam masyarakat.
Kerrrennn Bu Euis, Ilmu padi ya Bu semakin berisi semakin tunduk
Betull
Keluarga, sekolah, lingkungan
Mari kita tingkatkan budaya membaca
Artikel yang sangat bagus .. mengingatkan kita akan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter mulia.
Indahnya berbagi ilmu, terimaksih ibu euis
Keren
haturnuhun atas sharing nya
Masya Allah luar biasa insya Allah bermanfaat.Sukses Bu Euis
Bagus nenek euis
Semoga ada artikel2 bermanfaat selanjutnya…
Terima kasih Bu
tulisannya sangat menginspirasi.
Mantap Bu Euis, keren
kolaborasi yang sangat diharapkan
MasyaAllah terima kasih sudah berbagi ilmunya,
InsyaAllah sangat bermanfaat buay kami, sehat & sukses ibu Euis
informasi yang sangat bermanfaat
Masya Allah keren
terima kasih infonya
Very inspiring
Luar biasa , terimakasih ilmunya ibu Euis
Trimakasih untuk ilmunya sangat bermanfaat…sukses untuk Bu Euis
Trimakasih untuk ilmunya sangat bermanfaat…sukses untuk Bu Euis. Luar biasa dan sangat keren
Tinggalkan Komentar