Cipulus, Purwakarta – MA YPPA Cipulus kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Angkatan ke-4 yang dilaksanakan di Aula Rahmatan Lil Alamin pada Sabtu (25/04). Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini, sebanyak 118 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai penghafal Al-Qur’an.
Acara diawali dengan tawasul yang dipimpin oleh Dewan Kiyai, Akang. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan tersebut, Akang menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga adab di atas ilmu. Beliau menekankan bahwa keberkahan hidup seorang penghafal Al-Qur’an sangat bergantung pada ridha sang guru.
“Semoga para wisudawan tahfidz mendapatkan keberkahan dalam setiap langkahnya, dan jangan pernah melupakan jasa para guru. Karena jika tidak menghormati guru, maka ilmu yang didapat tidak akan berkah,” tuturnya.
Selanjutnya, suasana semakin syahdu dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswa MA YPPA Cipulus, Haris Alaudin. Lantunan ayat-ayat suci yang dibacakan dengan tartil dan penuh penghayatan mampu menyentuh hati para hadirin. Setiap ayat yang mengalun seakan menjadi pengingat akan kemuliaan Al-Qur’an serta keutamaan bagi siapa saja yang menjaga dan menghafalnya, sehingga menambah kekhusyukan jalannya acara.
Memasuki rangkaian berikutnya, sambutan disampaikan oleh Pembina Ekstrakurikuler Tahfidz MA YPPA Cipulus, Abdusshomad. Ia menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa. “Dalam wisudawan tahfidz untuk tahun sekarang sebanyak 118 orang, terdiri dari 101 perempuan dan 17 laki-laki. Dalam wisudawan tahfidz tahun ini ada yang menghafal 1 juz, 4 juz, dan 6 juz. Meskipun dalam keterbatasan waktu dan padatnya kegiatan, setiap siswa tetap konsisten menyetorkan hafalannya. Semoga mahkota kemuliaan disematkan bagi para penghafal Al-Qur’an dan semoga kita semua mendapatkan syafaat dari Allah SWT,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakamad Kurikulum, Ibar Farid B. Ramdani. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Menurutnya, capaian ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi lembaga. Ia juga berpesan agar para wisudawan tidak hanya berhenti pada hafalan, tetapi mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual.
Acara kemudian memasuki puncak kegiatan, yaitu prosesi wisuda tahfidz. Satu per satu wisudawan dipanggil ke atas panggung untuk dikenakan selendang sebagai simbol bahwa hafalan yang telah mereka perjuangkan telah diterima. Kain selendang tersebut bukan sekadar aksesori, melainkan simbol kehormatan bahwa hafalan mereka telah diterima dan teruji melalui bimbingan penguji.
Prosesi ini berlangsung dengan penuh rasa haru dan kebanggaan. Setiap langkah menuju panggung menjadi simbol perjalanan panjang penuh kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam menghafal Al-Qur’an. Momen ini juga menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras para siswa yang telah mampu menjaga amanah sebagai penghafal Al-Qur’an di tengah kesibukan aktivitas belajar mereka.
Sebagai penutup, kegiatan wisuda tahfidz ini menjadi agenda rutin tahunan MA YPPA Cipulus sebagai bentuk pembinaan karakter religius siswa. Hal ini sejalan dengan visi dan misi MA YPPA Cipulus untuk menjalankan ibadah sesuai kaidah Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah. Melalui program tahfidz, MA YPPA Cipulus terus berupaya membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi yang cerdas, kompetitif, namun tetap memiliki akhlak mulia sebagai fondasi utama karakter bangsa.
Semoga berkah dunia akhirat aamiin
Berkah…
Barakallahu fiikum….
Barokalloh…
Berkahilah yaa Rabb
Allahummar hamna bil quran
Baarakallaah
masyaAllah
Berkah buat kita semua..jaya terus MA YPPA CIPULUS
Tinggalkan Komentar