Cipulus, Purwakarta – MA YPPA Cipulus mengadakan rapat bulanan di Aula Rahmatan Lil Alamin, Kampus 1, yang dihadiri oleh seluruh dewan guru dan staf. Rapat ini menjadi forum evaluasi dan perumusan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Di Aula Rahmatan Lil Alamin perlahan dipenuhi oleh bapak dan ibu guru yang datang dengan wajah penuh semangat. Di tengah kesibukan masing-masing, rapat bulanan ini menjadi momen penting untuk duduk bersama, mendengarkan arahan dan menyamakan langkah demi kemajuan MA YPPA Cipulus.
Seperti biasa, rapat tidak hanya diisi dengan agenda formal, tetapi juga nuansa rohani. Dewan Kiyai Akang membuka acara dengan pengajian kitab Uqudullujain. Dengan suara tenang namun tegas, beliau membahas tema rumah tangga yang dilandasi komunikasi.
Komunikasi dalam rumah tangga sebagai kunci utama untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Tema ini relevan sebagai pengingat bagi para pendidik untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan penuh pengertian.
Setelah pengajian dilaksanakan kemudian sambutan dari Kepala MA YPPA Cipulus, Ayah memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh dewan guru, sekaligus memberikan selamat kepada rekan-rekan yang telah menyelesaikan akademis maupun yang terpilih mengikuti PPG.
Namun, sambutan Ayah tidak berhenti pada ucapan selamat. Ayah membawa pesan penting salah satunya yaitu persiapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). “Mari kita maksimalkan dari sisi teknis maupun nonteknis. Jangan sampai kita hanya sekadar ikut, tetapi harus mampu bersaing dan memberi hasil terbaik,” tegasnya.
Selain itu, Ayah menekankan kembali pentingnya supervisi, kedisiplinan kehadiran guru dan siswa, serta kebersihan kelas yang harus menjadi perhatian serius. Beliau juga mengingatkan tentang budaya 3S (senyum, salam, sapa) yang harus dibiasakan setiap hari.
“Untuk meningkatkan nilai MA YPPA Cipulus, kita harus memperbanyak MoU dengan pihak eksternal,” tambahnya.
Suasana rapat semakin hangat ketika Ibar Farid B. Ramdani, Waka Kurikulum, menyampaikan paparannya. Ia mengingatkan bahwa supervisi kelas akan segera digiatkan kembali. “Setiap guru harus siap, terutama dengan administrasi pembelajaran. Karena supervisi akan dilakukan kembali,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Waka Kurikulum juga memperkenalkan secara singkat kepada semua guru tentang Learning Management System (LMS). LMS akan menjadi alat bantu untuk siswa yang tidak bisa belajar di kelas, setiap siswa akan diberikan modul-modul pembelajaran dan tugas setiap harinya.
Sesi berikutnya diisi oleh Waka Kesiswaan, M. Masthur Puadil K, Ia menyoroti bidang ekstrakurikuler yang menurutnya harus lebih terorganisir. Dengan nada penuh motivasi, ia menyampaikan bahwa potensi siswa tidak hanya lahir di ruang kelas, tetapi juga dalam kegiatan di luar jam pelajaran.
Tidak berhenti di situ, Waka Kesiswaan juga memberikan penjelasan rinci tentang cara membuat dan memanfaatkan LMS. Ia mencontohkan bagaimana guru dapat mengunggah materi, memberikan tugas, hingga menilai secara digital. “Teknologi ini bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan mendukung agar tugas kita lebih efektif,” ujarnya.
Menjelang siang, rapat ditutup dengan suasana optimistis. Dari pengajian yang menyejukkan hati, arahan Ayah yang meneguhkan langkah, hingga paparan tentang inovasi digital, semuanya merangkai pesan yang jelas yaitu MA YPPA Cipulus tidak berhenti berbenah.
Rapat ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama. Komitmen untuk menjaga kebersihan, meningkatkan disiplin, memperkuat komunikasi, dan berani melangkah ke dunia digital.
berkah ❤️
Suasana kekeluargaan dan apresiasi yang tinggi dari kepala madrasah dalam rapat bulanan ini menjadi energi positif bagi para guru untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pembelajaran. ❤️❤️❤️
Rumah ke 2 moga semakin mangprang
Komitmen, Tanggung Jawab, Loyalitas
Warrbyasyaahh
Ikhtiar ikhlas berah
Tinggalkan Komentar