Cipulus, Purwakarta – Kreativitas kaulinan barudak sunda dan semangat kewirausahaan siswa MA YPPA Cipulus terlihat dalam pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin (P5RA), semangat keceriaan terpancar oleh semua siswa MA YPPA Cipulus dalam mengikuti Gelar Karya P5RA ini, yang bertempat di Lapangan Upacara Kampus 2, MA YPPA Cipulus, Kamis (22/05).
Gelar Karya P5RA ini melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI dengan tema yang berbeda, untuk kelas X mengangkat tema Kaulinan Barudak Sunda sedangkan untuk kelas XI yakni Kewirausahaan.
Gelar Karya P5RA bertujuan untuk mengembangkan kecintaan siswa terhadap budaya lokal serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Suasana di lapangan begitu semarak dengan berbagai stan yang berjejer serta penampilan permainan tradisional Sunda seperti jajangkungan, kacang panjang, babakian, congklak, kolecer, bandring, dll setiap kelas meberikan penampilan permainan tradisional Sunda yang berbeda-beda. Selain itu, mereka tak hanya menampilkan permainan tradisional Sunda saja tetapi juga mempraktikkan dan mengajak penonton untuk melestarikan budaya sunda.
Sementara itu, di sisi lain para siswa kelas XI memamerkan hasil kreativitas dan inovasi mereka dalam bidang kewirausahaan. Mereka memasarkan beragam produk seperti makanan dan minuman ringan yang dijual dalam stan yang didesain semenarik mungkin. Selain itu, mereka juga mempraktikkan teknik pemasaran dan pelayanan terhadap konsumen, dengan hal ini siswa kelas XI sebagai pembelajaran secara langsung dari pengalaman nyata untuk menjadi wirausahawan dikemudian hari.
Menurut koordinator kelas X, U. Adis Budiana, S.E., menyampaikan dengan adanya gelar karya khususnya untuk kaulinan barudak Sunda diharpakan siswa MA YPPA Cipulus memiliki tanggung jawab untuk mengenal dan melestarikan budaya Sunda.
“Gelar karya kelas X sudah sesuai dengan yang diharapkan namun masih ada beberapa yang harus di evaluasi, dengan adanya gelar karya ini untuk kaulinan barudak Sunda siswa MA YPPA agar sadar tentang pentingnya budaya sunda, rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan budaya sunda, dan mengenalkan berbagai macam permainan tradisional Kaulinan Sunda, dan saya berharap anak-anak ketika sudah mengenal kaulinan sunda menjadi salah satu bekal bahwa ada budaya sunda yang harus di jaga dan dilestarikan,” ucapnya.
Sedangkan menurut koordinator kelas XI, Asep Yudi T Rahman, S.T., mengatakan bahwa gelar karya kewirausahaan siswa MA YPPA Cipulus mampu menumbuhkan jiwa berwirausaha dan bisa bersaing di dunia bisnis nantinya.
“Acara gelar karya khususnya kelas XI alhamdulillah cukup meriah dengan produk-produk yang cukup menggiurkan sehingga para pelanggan antusias berbelaja, dengan acara P5RA kewirausahaan adalah untuk menumbuhkan jiwa berwirausaha pada siswa sejak dini, meningkatkan kreativitas, keterampilan, berani ngambil resiko, berinovasi, mampu menciptakan produk yang memiliki nilai jual, semoga dengan adanya proyek P5RA kewirausahaan ini diharapkan siswa khususnya kelas XI siswa mampu membuat businnes plan dengan baik supaya bisa bersaing di dunia bisnis,” ujarnya.
Selain dari memperlihatkan permainan tradisional Sunda dan kewirausahaan, gelar karya P5RA MA YPPA Cipulus ini mempertunjukan seni tari dan seni musik dari siswa. Para pengunjung yang menghadiri gelar karya P5RA ini menyambut positif atas diadakannya kegiatan ini dan berharap agar festival serupa dapat menjadi agenda rutin sekolah.
Mantap
Madep pisan
MA YPPA Cipulus kerrrennn
Well
Gasskeun barudakk..
Laris manis dagangannya
Tinggalkan Komentar